KOMPUTASI MODERN
Konsep untuk komputasi modern
awalnya lahir pada abad ke 19. Seorang professor bernama Charless Babbage
merancang Analytical Engine. Ide ide yang dikemukakan ialah konsep konsep yang
melahirkan computer yang dapat deprogram. Konsep awalnya ialah suatu model yang
memiliki data dan memori program yang dipisahkan, operasi yang berbasis pada
intruksi, dan unit input yang terpisah.
Komputasi modern ialah salah satu
ilmu yang mempelajari tentang memecahkan suatu masalah mengenai masukan yang
berasal dari luar lingnkungan system atau biasa kita sebut Data Input. Jadi,
Komputasi modern ialah konsep system yang menerima berbagai instruksi dan
menyimpannya kedalam sebuah memory. Dalam tugasnya konputasi modern menghitung
dan mencari solusi yang ada berdasarkan akurasi, kecepatan, problem ukuran yang
besar, modelling, dan kompleksitas
Perkembangan Komputasi Modern
Beberapa orang
mengklafisikasikan perkembangan konputasi modern menjadi tiga generasi.
·
Generasi Pertama
Terjadi
di akhir 1930 hingga pertengahan 1940, ditandai dengan terciptanya computer digital
pertama yang dibangun oleh John V Atanasoff, computer tersebut bernama Komputer
ABC.
·
Generasi Kedua
Pada
generasi ini Komputer mulai menggunakan transistor. Komputer pertama untuk
penggunaan komersial lahir pada tahun 1951 yang disebut UNIVAC1. Pada 2 tahun
kemudian, IBM berhasil merilis computer dengan seri 650 dan 700 , pada tahun
ini pula lebih dari 100 bahasa pemograman dikembangkan
·
Generasi Ketiga
Pada
tahun 1963, perubahan besar terjadi dalam dunia Komputasi Modern. Integrated
Sirkuit membantu computer mernjadi lebih kecil, lebih dapat diandalkan, dan lebih
cepat dari sebelumnya. Pada tahun 1980 MS-DOS lahir dan IBM merilis computer untuk
penggunaan pribadi dirumah atau dikantor.
Implementasi
Komputasi pada bidang Geografi
Geografi adalah
ilmu mengenai lokasi serta persamaan dan perbedaan antar fenomena fisik dan
manusia diatas permukaan bumi. Sebagai contohnya ialah Cuaca yang dapat berubah
ubah, dalam dunia geografi perhitungan atas perubahan cuaca berdasarkan tingkat
tinggi dan rendahnya kadar air diawan dan kecepetan angin yang berhembus. Sehingga
dapat dihitung menggunakan Algoritma yang sudah ditentukan yang nantinya akan
diolah menjadi Informasi yang dapat disajikan berupa Perkiraan Cuaca.
BIG DATA
Big data adalah suatu istilah yang
menggambarkan volume besar data, baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur
yang menggenangi bisnis hamper setiap harinya. Big Data dapat dianlisa untuk
wawasan yang mengarah pada keputusan yang lebih baik dan langkah bisnis yang strategis.
Metode Big Data
1. MEAN
Mean atau biasa
disebut sebagai Rata rata, Rata-rata dalam aritmatika adalah jumlah dari daftar
angkat yang dibagi oleh dengan jumlah item dalam daftar. Dengan metode mean,
kita dapat menentukan tren dari keseluruhan kumpulan data.
2. STANDAR
DEVIATION
Standar Deviasi
adalah ukuran dari penyebaran data disekitar rata-rata. Standar deviasi yang
tinggi berarti data menyebar luas, sedangkan standar deviasi yang rendah data hamper
selaras dengan rata-rata.
3. REGRESSION
Hubungan antara
variable dependen dan penjelas dimodelkan menggunakan metode Regesi. Metode Regresi
membantu mementukan apakah hubungan itu kuat atau lemah.
4. SAMPLE
SIZE DETERMINATION
Metode ini melakukan
perkerjaan nya dengan baik ketika sekumpulan data besar yang anda tidak ingin
kumpulkan setiap elemen datasetnya.
5. HYPOTHESIS
TESTING
Metode ini mengenai
apakah premis tertentu benar untuk dataset anda, atau salah. Hasil tes ini akan
sangat signifkan secara statistic jika hasilnya tidak mungkin terjadi secara acak
Studi Kasus
University of Alabama memiliki
lebih dari 38000 mahasiswa dan sekumpulan data. Di masa lalu ketika tidak ada
solusi yang nyata untuk menganalisis data sebanyak itu, beberapa data itu
tampak tidak berguna. Sekarang Administrator atau Pemegang data dapat
menggunakan analitik dan visualisasi data untuk data ini untuk menarik
perhatian para siswa yang merevolusi operasi, rekrutmen, dan upaya retensi
universitas.

0 komentar:
Posting Komentar