Game
Game (Permainan) adalah kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play dan budaya. Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan.
Tujuan pembuatan game untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Games sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat.
Terdapat 5 kategori istilah game, yaitu : Board Games (Permainan Papan), Card Games (Permainan Kartu), Athletic Games (Permainan Atletik), Children Games (Permainan Anak), dan Computer Games (Permainan Komputer).
Sejarah Perkembangan Game.
Asal usul permainan video/video game terdapat pada awal tabung cahaya katoda berbasiskan pertahanan peluru kendali system pada akhir 1940-an. Program-program ini lalu diadaptasi kedalam permainan simpel yang lain di masa tahun 1950-an. Pada akhir 1950-an serta lewat tahun 1960-an, semakin banyak permainan computer yang diperkembang (umumnya di computer mainframe), dengan cara bertahap tingkat kecanggihan serta kompleksitasnya pu ikut jadi tambah. Sesudah periode ini, video game menyimpang ke beragam basis : arcade, mainframe, konsol, pribadi komputer serta lalu permainan genggam.
Perusahaan komersial pertama konsol permainan video yaitu Computer Space pada 1971, yang menempatkan basic untuk industri hiburan baru diakhir 1970-an di Amerika Serikat, Jepang, serta Eropa. namun ini perusahaan tak bertahan lama ini beberapa besar dikarenakan oleh banjir dari video game yang datang ke pasar menyebabkan keruntuhan keseluruhan industri game konsol di semua dunia, pada akhirnya menggeser dominasi pasar dari Amerika Utara ke Jepang. Namun inihanya memengaruhi pasar game konsol, pasar game komputer beberapa besar tak dipengaruhi. Generasi setelah itu dari konsol video game selalu didominasi oleh perusahaan-perusahaan Jepang. Meskipun sebagian usaha bakal dikerjakan oleh Amerika Utara serta perusahaan-perusahaan Eropa, generasi ke empat konsol, usaha mereka selanjutnya bakal tidak berhasil. . Tidaklah sampai generasi ke enam konsol permainan video bakal non-perusahaan Jepang melaunching satu system konsol berhasil dengan cara komersial. Pasar sudah ikuti jalan yang sama juga dengan sekian kali tidak berhasil dikerjakan oleh perusahaan-perusahaan Amerika yang semua tidak berhasil diluar sebagian kesuksesan terbatas dalam permainan elektronik genggam mulai sejak awal.Sekarang ini cuma perusahaan-perusahaan Jepang mempunyai berhasil besar konsol game handheld, meskipun dalam satu tahun lebih paling akhir permainan genggam sudah datang ke piranti seperti hp serta PDA.
Generasi Pertama
Generasi pertama konsol permainan video berjalan dari tahun 1972, dengan launching dari Magnavox Odyssey, sampai 1977, saat “pong”-style produsen konsol meninggalkan pasar dengan cara massal lantaran inginalan serta kesuksesan mikroprosesor berbasiskan konsol.
Generasi kedua
Dalam histori computer serta video game, generasi ke-2 (umum dikatakan sebagai awal masa 8 bit atau lebih kurang 4 bit masa) diawali pada tahun 1976 dengan melaunching Fairchild Channel F serta Radofin 1292 Advanced Programmable Video system. Di masa generasi ke-2 ini sebagai primadona konsol game yaitu konsol game ATARI. Sebagian contoh konsol game pada generasi ke-2 bisa diliat selain. Dari ki-ka yaitu Fairchild Channel F, Atari 2600, Magnavox Odyssey ver. 2, Atari 5200.
Generasi Ketiga
Generasi ketiga diawali pada tahun 1983 dengan dipasarkannya Jepang Family Computer tau lebih di kenal dengan nama FAMICOM (lalu di kenal sebagai Nintendo Entertainment Sistem di semua dunia). Meskipun konsol generasi terlebih dulu juga memakai 8-bit processor, pada akhir generasi berikut konsol tempat tinggal yang pertama kalinya di beri label oleh mereka “bit”. Ini dapat masuk ke model sebagai system 16-bit seperti Mega Drive/Genesis di pasarkan untuk membedakan pada generasi konsol. Di Amerika Serikat, generasi ini di game ini terlebih didominasi oleh NES/Famicom. Di masa ini pulalah berlangsung perang konsol game yang pertama pada perusahaan konsol Nintendo dengan SEGA.
Generasi keempat
Generasi ke empat atau umum dimaksud dengan masa 16 bit, pada generasi ini NES memperoleh sambutan hangat di semua dunia, serta satu perusahaan bernama Sega coba menyaingi Nintendo. Pada tahun 1988, Sega melaunching konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang dikenal juga dengan Sega Genesis). Konsol ini menghidangkan gambar yang lebih tajam serta animasi yang lebih halus di banding NES. Konsol ini cukup sukses berikan desakan, namun NES tetaplah bertahan dengan angka penjualan tinggi. Dua tahun berselang, pada 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment Sistem). Sepanjang 4 tahun, Nintendo serta Sega jadi bebuyutan, walau terdapat banyak produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 serta Phillips CD-i, namun ke-2 konsol mereka demikian handal serta popular.
Nintendo melaunching game-handheld, Game Boy. Harga : $109.
NEC melaunching video game system Turbografx-16, PC Engine versus Amerika Utara. Harga : $189.
Sega melaunching video game sistem Sega Genesis. Harga : $249.
Atari melaunching game-handheld berwarna pertama Atari Lynx. Harga : $149.
NEC melaunching versus yang ditingkatkan dari console PC Engine mereka di Jepang, SuperGrafx. Cuma 5 judul game yang memakai video game ini serta tak pernah di jual dengan cara komersial diluar Jepang.
Tahun 1990
Trip Hawkins keluar dari Electronic Arts serta membangun 3DO.
NEC melaunching Turbografx CD ekspansi untuk Turbografx-16, mengupgrade system itu dengan CD-ROM. Harga : $399.
SNK melaunching Neo-Geo (AES), untuk pertama kalinya system yang betul-betul membawa arcade ke tempat tinggal. Harga : $699.
SquareSoft melaunching Final Fantasy pertama yang nanti jadi role-playing game paling baik di system console.
Sega melaunching game-handheld Game Gear.
Microprose terbentuk.
NEC melaunching versus hanheld dari Turbografx-16 console mereka, TurboExpress.
Tahun 1991
Commodore melaunching video game rumahan berbasiskan CD, CDTV. Harga : $999.
Fujitsu melaunching FM Towns Marty, console 32-bit pertama didunia.
Nintendo melaunching Super Nintendo. Harga : $199.
Joe Santulli serta Kevin Oleniacz membangun Digital Press, publikasi independent kolektor video game beragam system.
Dua penerbit PC entertaintment paling utama, Cinemaware serta Epyx, tutup.
Tahun 1992
Philips melaunching video game rumahan berbasiskan CD, CD-i.
Sega melaunching ekspansi Sega CD untuk Sega Genesis.
Generasi kelima
Generasi ke lima atau dimaksud dengan juga masa konsol 32 bit. di mana konsol game yang paling popular pada generasi ini yaitu Sony Playstation.
Generasi keenam
Generasi ke enam ini ditandai dengan timbulnya konsol-konsol game next generation dari semasing perusahaan seperti SONY, SEGA, Nintendo dan timbulnya satu lagi konsol game baru yang di luncurkan oleh Microsoft yang dinamakan Xbox. Perang konsol game ini pada akhirnya menyebabkan jatuhnya perusahaan konsol SEGA yang tidak bisa lagi melanjutkan konsol next generation (Dreamcast) mereka serta lebih pilih untuk berkonsentrasi di bagian pembuatan game konsol.
Generasi ketujuh
Karena makin canggihnya tehnologi di bagian tehnologi jadi lalu 3 perusahaan konsol paling besar (Sony, Nintendo, serta Microsoft) keluarkan kembali konsol next-generation mereka keluaran paling baru. Sony keluarkan konsol next-gen yang dinamakan PS3 (Playstation 3), lantas Nintendo dengan Nintendo Wii lalu Microsoft dengan Xbox 360. Pada generasi ini makin diperkembang system permainan online atau permainan yang melibatkan banyak pemain yang tersambung dengan konsol mereka serta makin ditinggalkannya permainan single player.
Jenis - jenis Platform Game
Berdasarkan hardware yang dipakai untuk memainkan sebuah video game sendiri saat ini secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 paltform utama yakni console game, computer game dan mobile game. Tentunya masing masing platform game mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri sendiri. Berikut ini sedikit akan saya ulas mengenai kelebihan dan kekurangannya tersebut.
1. Console Game
Console game adalah permainan video game yang dimainkan dengan sebuah console. Untuk memainkannya console ini biasanya dilengkapi dengan sebuah controller genggam (joystick) yang berfungsi untuk mengendalikan permainan dan untuk displaynya biasanya console ini bisa dihubungkan ke televisi maupun monitor lcd.
Beberapa console game yang saat ini populer diantaranya adalah playstation (PS) dan xbox. Masing masing console ini tentunya juga memiliki spek dan juga harga yang berbeda beda. Misalnya saja harga dari sebuah PS 4 pro tentunya tidak sama dengan harga xbox one karena speknya yang juga tidak sama.
Kelebihan dari bermain video game menggunakan console ini diantaranya adalah kemudahan dalam bermain sebuah game, tak seperti PC game anda tidak perlu pusing pusing memikirkan urusan teknis saat bermain dengan console game. Hal lain yang menjadi kelebihan dari console game ini adalah adanya sejumlah game eksklusif yang hanya ada di console game tersebut.
Sedangkan jika kita berbicara mengenai kekurangan dari game console ini adalah harga dari gamenya yang sampai saat ini masih terbilang cukup mahal. Di game console selain harus memiliki consolenya kita memang masih harus membayar untuk game game yang akan kita mainkan.
2. Computer Game
Computer game atau PC game adalah game yang bisa dimainkan dengan menggunakan PC ataupun laptop. Game jenis ini juga disukai banyak orang hal ini terbukti dengan cukup larisnya komputer maupun laptop gaming seperti asus rog misalnya. Tentunya hal ini karena beberapa kelebihan yang dimiliki oleh game yang dimainkan dengan PC ini misalnya saja saat kita memainkan sebuah game di komputer kita akan leluasa mengontrol pergerakan permainan kita dengan menggunakan keyboard maupun mouse gaming yang sesuai. Kelebihan lainnya adalah jika kita menggunakan sebuah PC untuk bermain game kita bisa mengupgrade part partnya sesuai dengan budget yang kita punya. Di PC pun kita sebenarnya masih bisa memainkan beberapa game console lawas dengan menggunakan emulator.
Sedangkan untuk kekurangan dari bermain game di PC adalah kita masih harus berkutat dengan urusan teknis, misalnya saja saat kita ingin memainkan game A kita harus melihat dulu apakah game ini cocok dengan spek PC yang kita punya misal dalam hal RAM, processor dll. Kelemahan lain adalah harga PC gaming yang sampai saat ini masih cukup tinggi.
3. Mobile Game
Di era yang sangat membutuhkan mobilitas tinggi seperti sekarang ini maka mobile game atau game yang dimainkan menggunakan smartphone menjadi sangat populer. Terlebih lagi saat ini games yang tersedia untuk smartphone ini juga semakin banyak dan bisa dengan mudah kita dapatkan dengan cara mendownloadnya. Misalnya saja untuk yang memakai smartphone android kita bisa mendownload secara gratis game yang kita sukai ini melalui playstore atau membelinya jika memang game tersebut berbayar.
Genre Game dan Sub-Genre
Berikut 8 genre game yang bisa gamers temui pada umumnya, beserta dengan sub-genre-nya.
1. Action
Merupakan salah satu genre game yang paling banyak ditemui. Di mana game dengan genre ini biasanya membutuhkan ketangkasan dan kelincahan gamers untuk bisa menyelesaikannya.
Berikut sub-genre untuk game action.
Platform Games
Shooter Games
Fighting Games (beat’em up)
Stealth Games
Survival Games
2. Adventure
Kalau genre yang satu ini terdiri dari game yang tentunya memiliki dasar sebuah alur cerita di dalamnya. Ketika memainkannya, setelah menyelesaikan sebuah event, gamers biasanya tidak dapat kembali ke event sebelumnya. Biasanya pada game adventure akan memiliki sistem butterfly effects. Artinya apa yang kita pilih saat itu, akan memengaruhi event di kemudian waktu.
Berikut sub-genre untuk game adventure.
Text Adventures
Graphic Adventures
Visual Novels
Interactive Movie
Real-Time 3D Adventures
3. Action-Adventure
Genre action-adventure merupakan gabungan dari action dan adventure. Di mana selain harus memiliki ketangkasan untuk memainkannya, gamers tetap disuguhi jalan cerita yang ada seperti di game adventure dan biasanya pilihan akan menentukan event selanjutnya.
Berikut sub-genre untuk game action-adventure.
Survival Horror
Metroidvania (puzzle adventures)
4. RPG
Kalau genre yang satu ini gamers pasti sudah sering dengar atau bahkan gamers mainkan. Genre RPG memiliki penggolongan sub-genre yang cukup banyak. Pada game RPG biasanya memiliki turn based dan memiliki hitungan yang sudah pasti. Sehingga setiap langkah yang gamers ambil dapat diperhitungkan dan dipikirkan kembali.
Berikut sub-genre untuk RPG.
Action RPG
MMORPG
Roguelikes
Tactical RPG
Sandbox RPG
Cultural RPG (JRPG dan WRPG)
Choices
Fantasy
5. Simulation
Kalau genre game simulation akan memberikan gamers simulasi atas sebuah kejadian di dunia nyata. Jadi bisa saja hal yang terjadi pada game simulasi terjadi juga pada dunia nyata atau sebaliknya.
Berikut sub-genre untuk Simulation.
Construction and Management Simulation
Life Simulation
Vehicle Simulation
6. Strategy
Game dengan genre strategy memiliki sub-genre terbanyak. Di mana varian strategi sangatlah banyak dan paling kompetitif di antara game lain-lainnya. Game strategi mengharuskan gamers berpikir cepat dalam mengambil sebuah tindakan dan diperlukannya juga sebuah strategi sebelum memulai permainan. Game strategi bisa berbentuk turn-based ataupun real-time.
Berikut sub-genre untuk Strategy.
4X Game (eXplore, eXpand, eXploit, dan eXterminate)
Artillery Game
Real-Time Strategy
Real-Time Tactics
Multiplayer Online Battle Arena (MOBA)
Tower Defense
Turn-Based Strategy
Turn-Based Tactics
Wargame
Grand Strategy Wargame
7. Sports
Genre sports juga merupakan salah satu genre game yang paling banyak gamers mainkan sepanjang waktu. Game dengan genre ini lebih netral dan terhitung banyak peminatnya juga.
Berikut sub-genre untuk Sports.
Racing
Sports Game
Competitive
Sport-Based Fighting
8. Idle Gaming
Terakhir adalah idle gaming, sebuah genre game yang terbilang baru. Di mana gamers tidak memerlukan usaha yang banyak untuk bisa memainkan game ini selain hanya dengan melakukan klik, klik, klik, dan klik. Biasa game seperti ini disebut juga sebagai game untuk orang pemalas, di mana hanya membutuhkan kesabaran dan keteguhan dalam mengklik.
Meskipun begitu, game modelan seperti ini biasanya sangat adiktif dan banyak diminati oleh banyak orang.
Aspek Bisnis dalam Teknologi Game
Bisnis dalam game komputer berkembang pesat seiring dengan berkembangnya teknologi canggih saat ini. Dahulu kita hanya dapat menikmati game yang tersedia di dalam komputer itu sendiri, seperti pinball dan solitaire. Namun sekarang sudah tersedia game online, dan juga game yang dapat didownload baik free maupun berbayar. Games berbayar juga merupakan bisnis karena sama saja dengan kita mengeluarkan uang untuk membeli sebuah barang. Games berbayar ini biasanya memberikan kepuasan tersendiri bagi pembelinya, karena terdapat fitur yang bagus di dalamnya.
Saat ini perkembangan games di komputer sangat cepat. Para pengelola industri game berlomba-lomba untuk menciptakan game yang lebih nyata dan menarik untuk para pemainnya. Industri game memang masih terbilang baru di Indonesia. Kendati begitu, perkembangannya sudah sangat pesat dan menjadi bisnis yang sangat menggiurkan. Penyebab utamanya adalah berkembangnya era teknologi dan komunikasi. Perkembangan ini terlihat dari banyaknya game center yang terus bermunculan, terutama yang menyediakan jasa game online. Bukan tanpa alasan game online menjadi semakin marak dan digandrungi, karena fasilitas online memungkinkan sebuah game dapat dimainkan oleh 100 orang lebih secara bersama-sama dalam satu waktu.
“Bisnis game online di dalam negeri masih besar, disebabkan ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas 6% dari tahun ke tahun. Besarnya potensi pasar tersebut memberikan dukungan kepada Megaxus untuk tetap eksis,” kata Eva Mulawati, Managing Director PT. Megaxus Infotech dalam peluncurangame ‘Heroes of Atarsia’ di Senayan City, Jakarta.
“(Bahkan) jumlah pemain game online Indonesia meningkat antara 5% hingga 10% setiap tahunnya, terutama karena semakin pesatnya infrastruktur internet,” tambahnya.
Masuknya game online ke Indonesia sendiri baru terjadi pada tahun 2001 dengan masuknya Nexia Online. Sejak saat itu, berbagai game dari masing-masing genre seperti action, sports, hingga RPG (Role-Playing Game) terus bermunculan.
https://www.inigame.id/8-jenis-genre-game-dan-sub-genre-nya/
https://www.bloqs.net/2017/10/jenis-jenis-platform-game-kelebihan-dan.html
https://storify.com/chintyateng/sejarah-perkembangan-game-di-dunia
http://www.pricebook.co.id/article/review/2016/01/26/3593/ada-4-jenis-dan-11-genre-game-yang-mana-favorit-kamu
http://imansaiki.blogspot.co.id/2012/03/macam-macam-genre-jenis-dalam-games.html
https://franswaysm.wordpress.com/2016/04/25/aspek-teknologi-dan-bisnis-dalam-game/

















